Islam: hakikat “kaya”

•2021-02-23 • Leave a Comment

2021 Feb 23(Selasa)

🇲🇾 Apabila kita melihat seorang yang memiliki banyak harta benda, maka kita pun melabelkan beliau sebagai orang kaya”. Sebenarnya, secara tidak sedar dalam hati kita berkata, “Jika sekiranya Aku telah memiliki apa yang beliau ini miliki, nescaya aku tidak akan memerlukan apa-apa lagi“. Namun bagi pemilik harta benda tersebut, beliau masih lagi berasa bahawa harta benda yang sedang dimilikinya itu belum lagi mencukupi buat beliau.

Seorang lain yang tersangat miskin pula berkata, “Aku ini sudah cukup miskin, …….” Kenyataan orang miskin ini memberi makna bahawa beliau sebenarnya telah kaya dengan kemiskinan. Maka beliau tidak memerlukan lagi kemiskinan.

Dalam dunia kebendaan ini, miskin dan kaya diukur dengan harta benda yang dimiliki oleh seseorang. Orang yang tinggal di rumah besar (bunglo) akan dianggap lebih kaya daripada orang yang tinggal di rumah pangsa atau flat. Orang yang memiliki kereta mahal (Honda CRV) akan dianggap lebih kaya daripada orang yang memiliki kereta murah (Produa Kancil). Begitulah seterusnya.

Namun hakikatnya, kaya itu bergantung kepada hati setiap orang. Bagi seorang yang merasa bahawa apa yang ada dengannya itu sudah cukup memenuhi keperluan hidupnya, maka beliau adalah seorang individu yang kaya, walaupun apa yang sedang dimilikinya itu tidak seberapa dari segi kuantiti dan nilai kewangannya. Sebaliknya bagi seorang jutawan yang sentiasa merasa rugi sekiranya duitnya itu tidak dilaburkan bagi menjana keuntungan, maka beliau sebenarnya adalah seorang yang miskin.

Covid 19: ahli masjidkah puncanya ?

•2021-01-21 • Leave a Comment

Dan

2021 Januari 21 (Khamis)

Salin & Tempek (C&P)

DIALOG MANUSIA DENGAN AL QUR’AN TENTANG MUSIBAH (COVID-19)Manusia bertanya kepada Sang Khaliq :Ya Allah, apakah gerangan yang sedang menimpa kami saat ini ?
.
Al Qur’an menjawab :
“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepada kalian dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan” (QS. Al-Baqarah : 155)

S :

Mengapakah kami harus diuji dengan wabah corona seperti ini ?
.
Al Qur’an menjawab :
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan : ”Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi ?” (QS. Al-Ankabut : 2)
.

S :

Untuk apa sesungguhnya ujian ini, ya Allah ?
.
Al Qur’an menjawab :
“Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa (seseorang) kecuali dengan izin Allah ; barangsiapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk ke (dalam) hatinya” (QS. At-Taghabun :11)

S:

Namun, mengapa harus terjadi pada kami ?
.
Al Qur’an menjawab :
“Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta” (QS.Al-Ankabut : 3)

S:

Dari mana datangnya musibah ini ya Allah ?
.
Al Qur’an menjawab :
“Dari mana datangnya ini ?” Katakanlah: “Itu dari dirimu sendiri” (QS. Ali Imran: 165)
.

S :

Tapi ya Allah, wabah ini sungguh buruk bagi kami….
.
Al Qur’an menjawab :
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu ; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui” (QS. Al-Baqarah : 216)

S :

Telah sesak nafas kami, berat hidup kami, gara-gara wabah ini….
.
Al Qur’an menjawab :
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya” (QS. Al-Baqarah : 286)

S:

Kami tidak bisa bekerja ya Allah, kami dikurung di rumah saja, kami tidak bisa berbuat apa-apa….
.
Al Qur’an menjawab :
“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (QS. Ali Imran : 139)
.

S :

Terkadang, wabah ini memberikan tekanan yang demikian dahsyat kepada kami. Rasanya kami telah menyerah kalah. Sebagian dari kami bahkan telah berputus asa.
.
Al Qur’an menjawab :“Dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir” (QS. Yusuf : 87).“Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Rabbnya, kecuali orang-orang yang sesat” (QS. Al-Hijr: 56)

S:

Kami menjadi gelisah, tidak tenang, karena beban berat yang kami hadapi akibat wabah ini….
.
Al Qur’an menjawab :
“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (QS. Ar-Ra’du: 28)

S :

Di saat sempit seperti ini, masih adakah jalan keluar bagi kami ? Masih adakah pintu rezeki untuk menyambung hidup kami ya Allah ?
.
Al Qur’an menjawab : Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan baginya jalan keluar (dalam semua masalah yang dihadapinya), dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya” (QS. Ath-Thalaq: 2-3).“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menjadikan baginya kemudahan dalam (semua) urusannya” (QS. Ath-Thalaq: 4)

S :

*Tapi, perusahaan sudah memotong gaji kami. Bahkan sebagian dari kami, sudah tidak memiliki pekerjaan lagi. Siapa yang akan memberikan rezeki kepada kami ?*
.
Al Qur’an menjawab :
“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya” (QS. Hud: 6)

S :

Sudah selama ini kami menjalani kebijakan Stay At Home.* *Rasanya sudah tidak kuat untuk terus menerus dikurung di dalam rumah. Lelah ya Allah. Sungguh kami tidak tahu, sampai kapan suasana ini….
.
Al Qur’an menjawab :
“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung.” (QS. Ali Imran : 200)
.

S :

Mengapa Engkau menyuruh kami untuk bersabar ?
.
Al Qur’an menjawab :
“Allah mencintai orang-orang yang sabar” (QS. Ali Imran : 146)

S :

Adakah balasan atas kesabaran kami ya Allah ?
.
Al Qur’an menjawab :
“Sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan” (QS. An-Nahl : 96)

S :

Alhamdulillah. Seberapa banyakkah pahala yang akan Engkau berikan kpd kami ?
.
Al Qur’an menjawab :
“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas” (QS. Az-Zumar : 10)

S :

Masya Allah… Lalu bagaimana nasib kami kelak di akhirat ya Allah ?*Al Qur’an menjawab :
“Sedang para malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu (surga),(sambil mengucapkan) ‘SeLamat untuk kalian atas kesabaran kalian. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu” (QS. Ar-Ra’du : 23-24)
.

S :

Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah…Sekarang kami tenang ya Allah, kami ridha dengan ketentuan-Mu, kami bersabar dengan ujian-Mu.
.
Al Qur’an menjawab :“Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepada-Nya” (QS. Al-Bayyinah : 8)“Dan keridhaan Allah adalah lebih besar; itu adalah keberuntungan yang besar” (QS. At-Taubah : 72)Kesemua ini Khazanah dari Al Qur’anOleh itu….ERBANYAKKAN MEMBACA TERJEMAHAN AL QURAN AGAR FAHAM AKAN WAHYU DARI ALLAH UNTUK SEKALIAN MANUSIA.*
*AGAR MENJADI PEYULUH DAN PETUNJUK UNTUK MENCARI KEBENARAN YG SEBENAR…
—————————–.

B e r s a m b u n g ….

.

PenCERAHan yg relevan.

Covid19 masjid mula dibuka https://4uni2c.com/2020/05/16/covid19-masjid-mula-dibuka/

Poem: Crying in silence

•2020-12-20 • Leave a Comment

2020 Dis 01(Selasa)

Potong dan Tempek ⬇️

(Drpd FB pesara guru Endon Bidin)

PenCERAHan yg relevan ⬇️

.

Love you endlessly https://4uni2c.com/2017/11/12/love-you-endlessly/

A lesson to be learnt https://4uni2c.com/2017/11/10/a-lesson-to-be-learnt/

Selamat tinggal Facebook ❗ https://4uni2c.com/2017/11/19/selamat-tinggal-fb/

Untuk Yang tersayang https://4uni2c.com/2019/09/11/untuk-yang-tersayang/

.

PenCERAHan terbaru ⬇️ http://www.4uni2c.com

Covid19: Penjarakan Sosial

•2020-11-26 • Leave a Comment

2020 Nov 26 (Khamis)

.

B e r s a m b u n g …..

.

.

PenCERAHan yg relevan ⬇️

.

Masjid mula dibuka https://4uni2c.com/2020/05/16/covid19-masjid-mula-dibuka/

Agama: Hargailah air sebaik mungkin !

•2020-11-21 • Leave a Comment

2020 Nov. 21 (Sabtu)

.

.

🇲🇾 Alhamdulillah, selepas beberapa tahun kemudian daripada Acik menulis tentang pembaziran air ketika berwudhu’ maka keluarlah satu produk baru yang sangat relevan. Sepertimana yang ditujukkan dalam video di atas, semasa membasuh muka, air tidak lagi terus mengalir keluar daripada kepala paip. Sebelum ini tidak pula begitu, air terus keluar hingga sering berlakunya pembaziran.

Kata orang Putih, “necessity is the mother of invention”. Dalam bahasa Melayu, “keperluan itu adalah ibu kepada rekcipta”. Maknanya, jika sesuatu itu dirasakan perlu, maka akan diciptakanlah sesuatu bagi memenuhi keperluan tersebut.

Selama ini mungkin umat Islam Malaysia belum merasakan penjimatan air ketika berwudhu’ adalah sesuatu yang penting bagi mengelakkan pembaziran. Maka tiadalah apa-apa usaha bagi memudahkan umat Islam melakukan penjimatan tersebut. Namun dengan terciptanya kepala paip seperti yang ditayangkan dalam video itu, maka ia adalah manifestasi bahawa ramai orang dah merasakan penjimatan air itu penting.

Syabas dan setinggi-tinggi tahniah Acik ucapkan kepada individu yang telah berjaya mencipta kepala paip wudhu’ tersebut. Mudah-mudahan alat ciptaan baru itu akan diterima pakai oleh semua masjid dan surau di seluruh Malaysia khususnya dan di seluruh dunia amnya.

B e r s a m b u n g . …

PenCERAHan yg relevan ⬇️

If a litre is enough, a gallon is a waste

https://4uni2c.com/2013/07/26/4uni2c-13726b-if-a-litter-is-enough-a-gallon-is-a-waste/

Ideas on how to help the ummah..

Agama: Islam anti keganasan

•2020-11-13 • Leave a Comment

2020 Nov 13 (Jumaat)

.

🇲🇾 Ketika belum pergi ke SPB dahulu Acik dengan ayah Acik sangat rapat. Sikap ayah Acik banyak menjadi tauladan kepada Acik. Antaranya ialah suka meneliti untuk memahami bagaimana sesuatu itu berfungsi.

Contohnya tentang enjin motorsikal Honda50 yang beliau miliki. Acik sendiri pernah menyaksikan bagaimana beliau membedah dan membaiki enjin motorsikal tersebut di rumah. Pada hal beliau bukannya seorang mekanik. Bersekolah sehingga darjah empat sahaja.

Dalam masyarakat di kampung Acik tinggal, ayah Acik agak dikenali. Beliau adalah antara kaki² masjid, tapi taklah sampai 5 kali sehari. Ketika itu tak banyak masjid yang mengerjakan setiap solat fardu secara berjemaah. Solat fardu 5 kali sehari di masjid hanya menjadi fenomina setelah adanya gerakan Tabligh di Malaysia.

Suatu pagi ayah Acik mengajak Acik. Kemana ? Rupa-rupanya ke rumah jiran yang tak berjauhan dengan rumah kami. Ada apa di sana ? Jiran berkenaan sedang mengikat kedua-dua tangan anaknya ke dahan pohon pauh di sebelah rumahnya.

Mula-mula ayah dan Acik cuma memerhati dari jauh saja. Tapi apabila si bapa mula memegang rotan, kami pun bergerak pantas ke rumah tersebut.

Sebaik saja mendekati pohon pauh tersebut ayah Acik pun lantang bersuara, “kamu ingat itu lembukah ?”, sambil jarinya menuding kearah si anak itu. Jiran itu tersentap. Terkejut beruk agaknya.

Tanpa berkata apa-apa beliau dengan perlahan-lahan merongkaikan ikatan pada kedua-dua pergelangan tangan anaknya itu. Kemudian beliau membawa anaknya itu masuk ke dalam rumah. Acik dan ayah Acik pun pulanglah ke rumah dengan merasa lega. Lega kerana telah berjaya menghalang suatu penderaan keatas kanak².

.

B e r s a m b u n g …..

.

PenCERAHan terbaru ⬇️ http://www.4uni2c.com

Politik: sedangkan sampah pun tak terurus

•2020-10-24 • Leave a Comment

2020 Oktober 24 (Sabtu)
🇲🇾 Baru baru ni Acik balik kampung. Rupa-rupanya tempat pengumpulan sampah di kampung Acik itu telah ditamatkan langsung perkhidmatannya oleh PBT berkenaan.

Agak menyesal pula Acik membuat posting dlm FB, gambar tempat pengumpulan sampah itu 4 tahun dahulu.

Kata sekerat pantun Melayu, “daripada cempedak baiklah nangka, daripada (langsung) tak ada baiklah ada (walaupun tak sempurna).

Analogi ⬇️

Andai kata bahawa penguatkuasa adalah ibarat tong manakala penjenayah pula adalah ibarat sampah.

Apakah yg akan terjadi apabila status tong sama saja dengan status sampah (i.e. tong pun dah jadi sampah seperti di dalam gambar di atas) ?

Tujuan Acik komplen hari tu ialah supaya PBT berkenaan menambah baiki tempat pengumpulan sampah itu. Malangnya reaksi segera daripada PBT itu ialah menutup terus tempat buang sampah itu. Padan muka hangpa !

Tempat pengumpulan sampah itu disediakan ketika P.Pinang diperintah oleh BN dahulu. Bila DAP mengambil alih kerajaan Pulau Pinang, maka Acik ingat akan adalah penambahbaikan terhadap perkhidmatan pelupusan sampah bagi penduduk kampung Acik itu.

Malangnya, “yang dikejar tak dapat, yang dikendong pula keciciran”. Bukan dapat yang lebih baik, sebaliknya yang dah ada pun hilang. Kini susahlah anak² kampung Acik itu. Tak tau nak buang sampah kat mana lagi. Jadi jangan marahlah PBT kalau membuang sampah ke dalam laut kembali menjadi amalan harian. Maklumlah kampung Acik itu letaknya di tepi pantai.

.

Sejak tiadanya tempat pengumpulan sampah di kampung Acik itu, penduduk di kampung itu ada dua pilihan di mana nak buang sampah masing². Pertama buang saja ke dalam laut yang berdekatan. Kedua keluar ke jalan raya dan buang ke dalam tong sampah yang letaknya di tepi jalan itu. Jarak lokasi tong sampah itu adalah hampir setengah km dari kampong tersebut dan terpaksa lintas jalan raya.

Bagi penduduk yang mampu, mujurlah juga sebab ada anak kampung yang sanggup membawa sampah mereka ke tong sampah yang jauhnya hampir setengah km itu. Kadar upahnya tidak ditetapkan. Bagi yang ada kemampuan membayar upah itu, OK lah. Tapi berapa kerat yang mampu. Dan bagaimana dengan majoriti besar yang tak mumpu ?

Masa tempat pengumpulan sampah itu baru ditutup, Acik ingat PBT berkenaan akan menugaskan, seorang anggotanya untuk bertugas di kampung itu sebagai pengumpul sampah. Contohnya dengan menggunakan motor roda tiga, pengumpul sampah tersebut akan menziarahi rumah² di dalam kampung Acik itu untuk mengutip sampah sarap yang nak dilupuskan.

Malangnya tidak ada apa-apa pun yang telah disediakan sebagai alternatif kepada penutupan tempat pengumpulan sampah tersebut. Pengumpul sampah yang menggunakan motor roda tiga yang berkhidmat dengan PBT berkenaan hanya mengutip sampah² kecil di sepanjang jalan raya di luar kampung Acik itu.

Apalah salahnya jika BPT tersebut menambah seorang lagi pengumpul sampah yang menggunakan motor roda tiga, khusus untuk kampong Acik itu. Jadi tak terasalah sangat kesusahan oleh anak² kampung Acik itu untuk melupuskan sampah mereka setiap hari.

.

Di atas adalah sebuah motor roda tiga yg digunakan oleh pengutip sampah PBT.

.
Pengurusan sampah yang tidak cekap adalah manifestasi bahawa kualiti pentadbiran PBT berkenaan adalah rendah. Ini adalah persepsi peribadi Acik semata-mata. Sebagai seorang Warga Emas yang dah agak lama hidup, maka banyaklah benda dan perkara yang dah Acik perati dan membuat penilaian. Persepsi tak semestinya realiti. Namun ada kemungkinan besar ia sama dengan realiti.

Kebanyakan PBT menyerahkan perkhidmatan pengurusan sampah kepada syarikat² swasta. Kononnya supaya perkhidmatan tersebut meningkat kualitinya. Adakah realitinya begitu ?

Bagi Acik, dasar pengswastaan tidak akan menambahkan kualiti perkhidmatan bagi jangka masa yang panjang. Dasar itu menguntungkan segelintir rakyat saja. Sedangkan majoriti rakyat cuma menerima munafaat yang tak seberapa. Pada hal rakyat berhak menikmati perkhidmatan yang lebih berkuali jika ianya disediakan oleh penjawat awam.

B e r s a m b u n g. ….. … .

.

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=4526372754104166&id=100001944575222

PenCERAHan yg relevan ⬇️

.

Penjawat awam dikurangkan bilangannya https://4uni2c.com/2017/02/18/penjawat-awam-dikurangkan-bilangannya-wajarkah/

.

Politik: Zalimnya kapitalisma ?

•2020-10-23 • Leave a Comment

https://www.facebook.com/noordiani.yani/videos/3789802884393069/Semoga mereka yang teraniaya telah mendapat pembelaan sewajarnya.

2020 0ktober 23 (Jumaat)

🇲🇾 201023 CVideo di atas itu adalah posting seorang netizen wanita dalam medsos Facebook. Acik sungguh simpati dengan beliau dan keluarga ibu bapanya. Ini adalah satu daripada beribu-ribu penganiyaan yang dilakukan oleh puak² kapitalis terhadap rakyat biasa. Semoga yang menonton video itu ada yang mampu dan sudi membela netizen tersebut ASAP.🇲🇾 201024 APada pagi ini Acik membuka blog Acik bagi menunjukkan video di atas kepada isteri Acik. Wah ! Terkejut Acik bila mendapati video tersebut telah dipadam oleh pihak berkenaan yangmana Acik agak Syarikat Facebook. Ini menunjukkan bahawa video tersebut berkesan mendapat perhatian ramai netizen.Harap-harap pihak yang telah menimpakan kesusahan terhadap pengadu dan ibu-bapa itu telah merasa bertanggungjawab. Semoga pihak yang berkenaan itu telah atau sedang melakukan sesuatu yang wajar supaya pihak pengadu mendapat pembelaan sewajarnya..

B e r s a m b u n g. ……

.Selain drpd jalan yg rosak, tanda isyarat jalan yg rosak juga menyumbang kpd kemalangan.

Politik: negara umpama bahtera

•2020-10-20 • Leave a Comment

2020 Oktober 20 (Selasa)

Konsep negara agak kompleks untuk difahami. Namun, setiap warganegara wajar faham serba sedikit tentang konsep kenegaraan. Hanya dengan kefahaman tersebut maka barulah negara boleh berfungsi dengan baik.

Aspek maha penting bagi sesebuah negara ialah kerajaan. Kerajaan bolehlah disinonimkan dengan pemerintah. Siapa yang memegang kerajaan, maka dialah yang memerintah.

Sejak zaman berzaman lagi hampir setiap negara mempunyai raja. Raja ialah individu yang paling berkuasa di dalam negera berkenaan. Dengan kuasa itulah maka seseorang raja mampu memerintah negeranya.

Mungkin istilah keRAJAan itu adalah lahir daripada istilah RAJA yang memerintah itu. Namun, kosep keRAJAan adalah lebih luas. Ia merangkumi semua aktiviti yang dirancang dan dilaksanaankan, relevan dengan perintah dan aspirasi raja yang memerintah itu.
.
.🇲🇾 201020 D

Bagi negara yang menerima pakai sistem pemerintahan demokrasi, rajanya adalah rakyat sendiri. Individu yang masih bergelar raja itu hanyalah proxi kepada rakyat. Perintah yang datang dari baginda itu adalah manifestasi kehendak majoriti rakyat, bukan atas kehendak peribadi baginda.

Oleh sebab itu, jika sekiranya perintah yang datang daripada baginda mencetuskan sesuatu natijah yang negatif, maka raja tidak harus terus dipersalahkan. Kecualilah jika sekiranya perintah raja tersebut adalah ketara berdasarkan kehendak nafsu peribadinya sendiri.
.

.🇲🇾 201020 E

Khususnya di Malaysia, raja bertindak atas nasihat ketua pentadbir kerajaan. Di peringkat kebangsaan, rajanya ialah DYMM Sri Paduka Baginda YDPA (Yang Di Pertuan Agong). Manakala ketua pentadbir kerajaan ialah Perdana Menteri. Di peringkat negeri pula rajanya ialah DYMM Sultan bagi negeri berkenaan. Manakala ketua pentadbir kerajaannya ialah MB (Menteri Besar).

Walaubagaimana pun, ada beberapa buah negeri di Malaysia, yang tiada beraja. Di negeri-negeri berkenaan, peranan raja adalah dimainkan oleh wakil YDPA iaitu Gabernor. Manakala ketua pentadbir kerajaan bagi negeri tersebut dipanggil KM (Ketua Menteri).

🇲🇾 201020 F

Mengikut fahaman Acik, proses bagi menentukan siapakah yang akan menguasai kerajaan, adalah ditakrifkan sebagai “politik“. Di Malaysia kuasa itu diperolehi melalui proses PRU (Pilihan Raya Umum). Maka wujudlah beberapa buah parti politik bagi mewakili penyokong masing² menyertai kerajaan.

Acik melihat kerajaan demokrasi itu terdiri daripada 3 komponen penting. Pertama ialah birokrasi, kedua ialah pihak yang memerintah dan ketiga ialah pihak pembangkang. Jika tiada pembangkang dalam sesebuah kerajaan demokrasi maka status demokrasi bagi kerajaan tersebut akan gugur atau cacat. Dengan lain perkataan, pembangkang adalah penting bagi memenuhi ciri-ciri sistem demokrasi.
.

B e r s a m b u n g. …. … .

PenCERAHan yg relevan ⬇️

.

Politik: taatilah perintah YDPA https://4uni2c.com/2020/03/01/politik-taatilah-perintah-ydpa/

Politik: hak istimewa Melayu https://4uni2c.com/2019/12/12/politik-hak-istimewa-melayu/

Politik: mantapkan hak Melayu https://4uni2c.com/2020/06/03/politik-mantapkan-hak-melayu-%e2%9d%97/

PenCERAHan terbaru ⬇️ http://www.4uni2c.com

Sosial : Apakah kesudahan mereka ❓

•2020-10-16 • Leave a Comment

2020 Okt 16 (Jumaat)

🇲🇾 201016 C

Menonton klip video di atas, Acik merasa sungguh sedih dan kasihan kepada kanak-kanak dalam video itu. Masih kanak-kanak lagi sudah menjadi mangsa ketagihan. Siapakah yang harus dipersalahkan. Adakah diri mereka sendiri yang harus dipertanggungjawapkan atas segala kesalahan yang mereka lakukan itu❓

Wajarkah ibu-bapa mereka tidak boleh disalahkan. Adakah masyarakat juga tidak boleh disabitkan dengan kesalahan mereka. Bahkan kerajaan pun tidak harus dikaitkan langsung dengan kesalahan mereka itu❓

.🇲🇾 201016 D

Sepasang ibu bapa hanya memiliki kemampuan yang amat terhad dalam semua aspek. Aspek yang paling penting ialah pendidikan anak-anak. Anak manusia tak sama macam anak pokok. Lagi tak sama dengan anak binatang.

Allah menjadikan anak manusia jauh lebih kompleks daripada anak binatang. Anak manusia boleh diajari dengan bermacam-macam ilmu dan kemahiran. Samada disisi dengan ilmu dan kemahiran yang munafaat maupun yang sebaliknya.

Melalui proses pendidikan seseorang anak itu dicorak menjadi seorang individu yang baik ataupun sebaliknya. Jika pendidikan yang diterima oleh si anak itu ialah ilmu yang positif maka jadilah ia insan yang berguna kepada masyarakat.

Sebaliknya jika yang masuk ke dalam minda dan jiwa si anak itu ilmu dan kemahiran yang negatif maka rosaklah si anak itu. Natijahnya, tingkah lakunya bukan memberi apa-apa sumbangan yang baik kepada masyarakat, malah sebaliknya menimpakan kemudharatan kepada masyarakat.
.

🇲🇾 291016 F

Proses pendidikan awal bagi seorang anak bermula di rumah. Ini tak dapat dinafikan. Namun, sejak anak itu dimasukkan ke TAsKa (Taman Asuhan Kanak-kanak) maka proses pendidikan bagi anak tersebut mulai menerima pengaruh luar. Mujurlah jika sekiranya yang diterima itu adalah yang positif. Namun tidak pelik jika sebaliknya.

Dari TAsKa si anak itu akan berpindah pula ke TaDiKa (Taman Didikan Kanak-kanak) dan seterusnya ke sekolah rendah. Di sepasang tempoh TAsKa, TaDiKa dan sekolah rendah itu, sudah berapa banyak pengaruh dari luar yang telah menyerap masuk ke dalam minda dan jiwa si anak itu.

Jika si anak itu bernasib baik, maka pengaruh positiflah yang banyak diterimanya. Namun, amat malang jika pengaruh negatif yang mendominasi proses pendidikan awal si anak tersebut.

🇲🇾 201016 G

Acik percaya bahawa tidak ada ibu bapa yang mampu menapis semua pengaruh yang menyerap ke dalam minda dan jiwa anaknya. Ibu bapa hanya mampu memilih TAsKa, TaDiKa dan sekolah rendah mana yang nak dihantar anaknya itu setiap hari. Segala input yang akan mengisi minda dan jiwa si anaknya itu adalah ditentukan sepenuhnya oleh institusi pendidikan berkenaan.

Di sinilah ibu bapa merasai bahawa peranan kerajaan dalam proses pendidikan anaknya itu tersangat penting. Hanya kerajaan saja yang memiliki keupayaan bagi menapis pengaruh atau input-input sebelum ianya menyerap ke dalam minda dan jiwa anaknya itu.

Kerajaan yang prihatin terhadap kebajikan rakyat di masa kini dan di masa-masa akan datang tidak akan teragak-agak untuk memantau perjalanan semua institusi pendidikan awal anak-anak itu. Melalui sistem pendidikan yang dipantau oleh kerajaan, hanya elemen-elemen yang positif saja dibenarkan menjadi input bagi pendidikan awal kanak-kanak itu.
.
.

Selingan ⬇️

.

Menonton video ke-2 di atas membuat Acik sayu. Sebagai seorang yang membesar di kampung, segala yang ditayang di dalam video tersebut adalah pengalaman manis bagi Acik. Bermain dengan kawan-kawan sekampung mampu memupuk nilai kasih sayang sesama sendiri.

Malangnya bagi anak-anak Acik yang tinggal di bandar hidup mereka jauh berbeza. Ruang untuk mereka beriadah bersama kawan-kawan mereka tidak cukup, malah langsung tiada. Maka nak hairan apa kalau mereka mencari keseronokan daripada aktiviti-aktiviti yang tidak sihat dan tidak bermoral.

Sepatutnya di setiap taman perumahan disediakan ruang yang cukup untuk kanak-kanak dan remaja bermain sesama mereka. Selepas pulang dari sekolah itulah masa untuk mereka berkawan dengan jiran-jiran yang sabaya atau hampir sebaya dengan mereka.

Melalui pelbagai jenis permainan yang disertai masing-masing, maka berlakukan proses sosialisasi diantara mereka. Di situlah mereka belajar bekerjasama, bermuafakat, bertoleransi, berazam, saling menghormati dan sebagainya. Sifat-sifat positif tersebut akan menjadi asset penting yang akan membantu mereka untuk berjaya dalam hidup mereka sepanjang hayat.

B e r s a m b u n g . .. ..

PenCERAHan yg relevan ⬇️

.
Nasib seorang Warga Emas https://4uni2c.com/2020/09/11/sosial-nasib-seorang-we/

PenCERAHan terbaru ⬇️ http://www.4uni2c.com

.